Peluang Usaha

clicksor

sitti

Anda Pengunjung ke

Monday, December 13, 2010

TUGAS INDIVIDU PENGARUH BUDAYA INDIA DI ASIA TENGGARA Analisis Artikel

Download Disini : http://www.ziddu.com/download/12943534/AnalisisArtikel.docx.html

HINDUISASI
Istilah hinduisasi secara umum dipakai oleh sarjana-sarjana untuk desakan kebudayaan India atas Asia Tenggara. Meskipun hinduisme telah melenyap sebelum kedatangan Islam di Semenanjung Melayu dan Indonesia pada akhir zaman pertengahan Eropa, Budhisme terus menerima kepatuhan di negara-negara yang ditaklukkan. Hubungan India dan Asia Tenggara munkin jauh ke belakang sejak zaman prasejarah melalui hubungan perdagangan antara kedua belah pihak. Negara-negara berkembang sekitar tempat-tempat yang sering ditatangi pedagang-pedagang India sejak waktu-waktu yang tidak dapat diingat lagi. Sebab penyebaran kebudayaan India di Asia Tenggara tidak mudah didapat karena ada kekacauan situasi di India yang menyebabkan sejumlah besar pengungsi mencari rumah-rumah baru menyeberangi lautan. Selama dua abad sebelum tahun Masehi India telah kehilangan sumber penting bagi impor logam berharga ketika gerakan pengembara memotong jalan antara Backtria dan Siberia.
Dalam kaitannya kebudayaan India juga mulaimemasukikawasan Asia Tenggara, salah satunya adalah Indonesia. Festival budaya India, misalnya: rangkaian tarian klasik dari negeri India akan dipertontonkan di pulau Dewata Bali, melalui sebuah ivent yang bertajuk “Festival Budaya India” yang akan dilaksanakan mulai tanggal 1 – 11 November mendatang. Festival ini bertujuan untuk mendekatkan kebudayaan kedua belah pihak. Pertunjukkan ini mendapat apresiasi positif dari Gubernur Bali Made Mangku Mastika. Pertunjukkan ini akan dilaksanakan di Gedung Ksiramawa Taman Budaya, Denpasar Bali.
Dalam hal ini nampak jelas sekali, bahwa Bali dan India memiliki hubungan yang sangat erat. Hal ini terkait dengan latar belakang religi masyarakat di dua negara ini. Yakni Agama Hindu yang dipeluk oleh sebagian besar masyarakat Bali berasal dari negeri India. Dimana Bali sendiri merupakan penganut agama Hindu terbesar di Indonesia. Dan India sendiri juga salah satu negara yang masih sangat kental dengan agama Hindu. Jadi sangatlah berkaitan.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Bali mengucapkan banyak berterimakasih atas terpilihnya Bali sebagai salahs atu daerah yang berkesempatan menonton beragam budaya Inida, yang sangatlah menarik tentunya dimana Bali memiliki tarian-tarian yang khas dan tidak asing lagi bagi kita semua.
Pertunjukkan serupa juga digelar di Puri Saraswati Ubud dengan pementasan tari menganrar dan kathak. Secara keseluruhan akan dilakukan 12 kali pentas dalam serangkaian festival Budaya India kali ini. Acara ini juga akan digelar dengani Puri Bagus Karangasem, Asram gandhi Klungkung, dan lain-lain.
Tujuannya agar lebih banyak warga Bali yang bisa ikut menikmati Budaya India ini. Dan tentunya sebagai media hiburan serta media pembelajaran bagi masyarakat Bali.
Secara historis, terdapat banyak kesamaan antara tarian Bali dan India. Utamanya pada tarian yang inspirasinya diambil dari kisah Ramayana da Mahabaratha. Tarian umumnya juga berakar pada persembahan untuk pemujaan sehingga memiliki nilai Spiritual yang sangat tinggi.
Tapi dalam detail gerakan terdapat banyak perbedaan sesuai dengan tradisi budaya masing-masing negara. Di dalam pentas juga akan dipertunjukkan tarian Bali mirip dengan tarian India. Di sini bisa menjadikan proses saling belajar antara India dan Bali.
Dimana Bali sendiri juga dikenal di India dengan berbagai tariannya yang sudah menjelajah di kawasan mancanegara. Jadi sangatlah jelas bahwa India memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kebudayaan di Asia Tenggara khususnya di Indonesia.


TUGAS INDIVIDU
PENGARUH BUDAYA INDIA
DI ASIA TENGGARA







Oleh:
Nama : Pradipta
NIM : 3111410012
Prodi : Ilmu Sejarah




FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2010
Anaisis Artikel

HINDUISASI

Secara umum dipakai oleh sarjana-sarjana untuk desakan kebudayaan India atas Asia Tenggara. Hubungan India dan Asia Tenggara mungkin jauh ke belakang sejak jaman pra sejarah.
Sesudah apa yang disebut hubungan dagang yang panjang suatu perubahan besar mulai muncul dalam suasana di Asia Tenggara. Kerajaan-kerajaan terlihat muncul di Semenanjung dan Nusantara mempraktikkan agama dari India kesenian dan adat dan sanskerta sebagai bahasa sucinya.
Negara-negara baru berkembang sekitar tempat-tempat yang sering didatangi pedagang-pedagang India sejak waktu-waktu yang tidak dapat diingat lagi. Perubahan itu haruslah disebabkan oleh datangnya para pendeta dan pujangga yang mampu menanamkan kebudayaan India. Walaupun tidak dapat disingkirkan bahwa orang-orang Indonesia sendiri berkenalan dengan India memainkan peranan penting sendiri dalam proses itu.
Di Teluk Menam tempat pra phatom dan p ong tuk muncul bukti tertua pengaruh India. Laporang orang-orang china berikutnya, tahun 132, Mungkin ada artinya dalam hubungan ini. Seandainya interpretasi yang agak kurang pasti dari nama-nama yang disebut mempunyai nilai.
Interaksi masyarakat di Nusantara dengan bangsa India dan China menjadikan terbuka peluang masuknya unsur budaya kedua bangsa tersebut bercampur dengan kebudayaan masyarakat disepanjang Nusantara.
Bahwa masyarakat di sini memiliki 10 kepandaian, seperti:
1. Mengembangkan seni hias ornament
2. Mengenal pengecoranlogam
3. Melaksanaan perdagangan barter
4. Mengenal instrumen musik
5. Memahami astronom
6. Menguasai teknik navigasi dan pelayaran
7. Menggunakan tradisi lisan dalam menyampaikan pengetahuan
8. Menguasai teknik irigasi
9. Telah mengenal masyarakat yang teratur
Jadi pengaruh budaya India tentunya akan berpadu dengan kebudayaan yang telah ada. Sesuai dengan respon masyarakat pada waktu itu, sehingga terjadilah akulturasi kebudayaan.