Peluang Usaha

clicksor

sitti

Anda Pengunjung ke

Wednesday, December 8, 2010

TERKENA MUSIBAH KARENA MENGANIAYA HEWAN

Download Disini : http://www.ziddu.com/download/12872309/rihan2.doc.html

Kejadian ini terjadi kira-kira ketika saya masih duduk dikelas 2 SMA. Sebut saja bapak AR yang mengalaminya. Pada suatu malam dia bermimpi dipukuli kepalanya oleh 2 anak kecil. Ketika terbangun dia kaget karena mimpi itu begitu nyata tapi bapak AR tidak menghiraukannya dan dia kembali tidur.
Keesokan harinya ketika dia bangun kepalanya terasa sakit sekali. Tubuhnya terasa lemas hingga dia berbaring dikamar dan tidak keluar rumah karena tidak kuat berjalan. Pada siang harinya ada kejadian aneh dikepala bapak AR sebelah kanan muncul benjolan sebesar jari jempol. Benjolan ini tidak hanya satu tetapi banyak dan anehnya hanya disebelah kanan kepala bapak AR, sedang yang kiri tidak ada sama sekali. Benjolan ini seperti benjolan luka bakar yaitu berair. Karena dirasa sakitnya semakin parah bapak AR lantas pergi ke Dokter untuk berobat.
Setelah mengalami kejadian ini bapak AR teringat akan mimpinya tadi malam dan kejadian sebelum dia tidur tepatnya ketika ia akan mengambil air wudlu untuk melaksanakan sholat isya’.
Pada malam itu sekitar jam 8 malam dia berniat mengambil air wudlu disungai. Maklum belakang rumah bapak AR adalah sungai dari rumahnya hanya berjarak sekitar 10 meter. Ketika sedang mengambil air wudlu tiba-tiba ada ular muncul didekatnya. Dia otomtis kaget dan menghindar. Karena dirasa membahayakan dia mengambil sebatang kayu kemudian dia memukul ular tersebut. Dia memukul dan menusuk kepala ular tersebut. Setelah dipukul dan ditusuk ular tersebut belum mati. Ia berniat kembali kerumah tetapi dia ragu-ragu. Dia berfikir kasihan juga ya ular tersebut tersiksa karena tusukan dan pukulanku. Akhirnya dia kembali memukuli ular tersebut sampai mati dan membuangnya.
Setelah mengingat kembali kejadian tersebut dan mimpinya dia berfikir mungkin sakit ini adalah balasan bagiku karena aku telah menganiaya hewan dan mimpi itu adalah sebuah tanda bagiku. Keanehan benjolan dikepalanyapun semakin memperkuat dugaannya karena pada saat memukuli dan menusuka ular yang dia tusuk adalah pada bagian kepala ular sebelah kanan.
Karena dirasa sakit ini bukan sakit biasa dia memanggil seorang ustadz. Dia menceritakan sakitnya dan semua hal yang dialaminya kemarin malam. Sang Ustadzpun memberikan pengertian kepada bapak AR bahwa menganiaya hewan itu dilarang Agama karena hewanpun sama-sama makhluk ciptaan Allah. Membunuh hewan berbahayapun diusahakan jangan sampai menganiayanya. Setelah memberi pengertian tentang larangan menganiaya hewan secara panjang lebar sang ustadz menyuruh bapak AR bertobat dan mengadakan selamatan. Meminta bantuan doa kepada para sanak keluarga dan para tetangga agar sakit yang sedang dideritanya ini segera sembuh.
Alhamdulillah setelah bapak AR mengadakan selamatan, sakit yang ia derita berangsur-angsur sembuh dan benjolan dekepalanya sedikit demi sedikit semakin mengecil. Akhirnya setelah beberapa hari ia sembuh dan benjolan dikepalanya hilang hanya tersisa bekas-bekas benjolan tersebut.
Setelah kita membaca cerita tadi kita akan mendapatkan sebuah pelajaran bahwa menganiaya hewan itu dilarang agama bahkan membunuh hewan yang boleh dibunuh yaitu hewan yang membahayakan seperti ular, serigala , kalajengking, dan anjingpun diusahakan jangan sampai mengniayanya terlebih dahulu. Terkait hal ini ada sebuah hadist riwayat Imam Muslim, At Tirmidzi, An-Nasai, Abu Daud, dan Ahmad yang kurang lebih artinya sebagai berikut : “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik kepada segala hal. Oleh karena itu, jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan baik. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan baik. Hendaklah salah seorang dan kalian menenangkan hewan yang akan disembelihnya, dan menajamkan pisaunya”. Dengan kejadian diatas dan uraian singkat tentang larangan membunuh dan menganiaya hewan, semoga kita dapat mengambil hikmahnya. Amien.