Peluang Usaha

clicksor

sitti

Anda Pengunjung ke

Tuesday, December 14, 2010

MAKALAH BAHASA INDONESIA

Download Disini : http://www.ziddu.com/download/12957429/DEKOMPOSISIKAIN.docx.html

DEKOMPOSISI KAIN

Tujuan dekomposisi:
• Dekomposisi kain atau ilmu urai kain adalah suatu teknik untuk mengetahui konstruksi kain, khususnya kain tenun. Konstruksi kain tenun ditetapkan berdasarkan:
Bahan:
• Kain perca ukuran 25 x 25 cm mimimal, yang akan ditentukan konstruksinya
Alat-alat:
• Mistar
• Loupe (pick glass)
• Gunting
• Jarum
• Timbangan analitis atau timbangan listrik

Cara kerja:
A. Menentukan berat kain/m2
1. T entukan arah lusi dan arah pakan pada kain
2. Gunting kain dengan bentuk persegi sepanjang 10 cm ke arah lusi dan 10 cm ke arah pakan
3. Timbang berat kain tersebut dengan timbangan analitis, misalnya a gram
4. Hitung berat kain/m2, yaitu:100 x a gram
1. Berat kain
X1 = 1 gram
X2 = 0,92 gram
X3 = 0,95 gram

x 100
= 95,6 gr/m2
B. Menghitung tetal lusi dan tetal pakan
1. Hitung jumlah helai benang pada arah pakan sepanjang 1 cm atau 1 inci, sehingga diperoleh tetal lusi b helaicm atau b helai/inci
2. Lakukan hal yang sama untuk menghitung tetal pakan
Tetal lusi =
(Dalam cm)
=
= 34
Total lusi dalam inch = 34 x 2,54 = 86,36
Total pakan =
(dalam cm)
=
= 57
Total lusi dalam inch = 57 x 2,54 = 144,78
C. Menghitung crimp benang lusi dan pakan
1. Ambil benang dari setiap sisi persegi 10 x 10 cm2 semula, masing-masing sisi lima helai
2. Kelompokkan masing-masing benang lusi menjadi 10 helai, dn benang pakan 10 helai pula, dengan panjang rata-rata tentunya 10 cm
3. Setiap helai benang diregang lurus pada permukaan mistar untuk menghitung panjang rata-ratnya, misalnya: c cm.
Maka setiap crimp benang ditentukan dengan rumus:
% crimp =
Menghitung Crimp
Lusi
% Crimp lusi = C lusi -10 x 100%
=
=
= 0,05 x 100%
= 5%
% Crimp Pakan =
=
=
= 0,072 x 100%
= 7,2%


D. Menghitung nomor benang lusi dan pakan
a. Tentukan apakah benang-benang lusi dan pakan tersebut benang staple atau filamen. Untuk benang staple, kehalusan menggunakan sistim penomoran tidak langsung (Nm), sedangkan benang filamen menggunakan sistim penomoran langsung (D).
b. Sepuluh helai lusi sepanjang 10 cm yang telah diukur crimp-nya ditimbang dengan timbangan analitis atau listri, yaitu y gram
c. Maka kehalusan benang tersebut dapat dihitung sebagai berikut:
Nm =
D = x (y gram)
Dirent Count  Dinier (D) tex – Brex
(Filament Yorn) 9/9000 m/1000 m
3 m  30 helai  pakan = 0,01
lusi = 0,2
0,01 + 0,2 = 0,21
0,21: 2 = 0,105
Diket Y gram = 0,105
Panjang (c) =
c lusi = 5
c pakan = 7,2
Ditanya panjang (c) ?
Jawab c lusi + c pakan
= 5 + 7,2
= 12,2
=
= 6,1

Nm =
=
= 0,0017
D = x 0,105 gr
= x 0,105
= 15,491