Peluang Usaha

clicksor

sitti

Anda Pengunjung ke

Thursday, December 2, 2010

NKRI harga mati

Download Disini : http://www.ziddu.com/download/12785240/tgs.doc.html

• Yang dimaksud dengan NKRI harga mati yaitu :
Sering kali kita mendapatkan pernyataan, bahwa “NKRI Harga Mati”. Pernyataan yang menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati, biasanya dihembuskan oleh orang-orang nasionalis dan juga kaum salibis. Namun, pernyataan-pernyataan mereka sangatlah kontra dengan realita yang terjadi dan sikap mereka sendiri terhadap negara Indonesia. Dengan kata lain, pernyataan mereka tidak lebih dari bualan kosong belaka, yang digunakan untuk menolak upaya-upaya yang berkaitan dengan penerapan Syari’ah Islam. Misalnya, pernyataan yang keluar dari mulut Sekjen Dewan Pimpinan Nasional – Partai Karya Perjuangan (DPN-Pakar Pangan), seorang politisi Kristen, Jackson Kumat. Dia mengatakan, ” … Bagi kami, NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar”
Kesimpulan: Jadi NKRI merupakan kesatuan dari seluruh rakyat dari sabang sampai merauke dari miangas sampai pulau rote yang memiliki satu kesatuan dimana kedaulatan & keamanan Indonesia tidak bisa diganggu gugat.
• Faktor Indonesia Negara multikultur:
1. Faktor Sejarah Indonesia
Di mata dunia, Indonesia adalah negeri yang kaya dan
subur. Segala sesuatu yang diperlukan semua bangsatumbuh di Indonesia. Misalnya, palawija dan rempahrempah. Oleh karena itu, Indonesia menjadi negeriincaran bagi bangsa lain. Sejak tahun 1605 bangsa Indonesia telah dikunjungi oleh bangsa-bangsa lainyaitu Portugis, Belanda, Inggris, Cina, India, dan Arab. Kesemua bangsa tersebut datang dengan maksud dantujuan masing-masing. Oleh karena itu, mereka tinggal dan menetap dalam jangka waktu yang lama. Kondisi ini menjadikan Indonesia memiliki struktur ras dan budaya yang makin beragam.
2. Faktor Geografis
Apabila dilihat secara geografisnya Indonesia berada di jalur persilangan transportasi laut yang ramai dan strategis. Karenanya banyak bangsa-bangsa pedagang singgah ke Indonesia sekadar
untuk berdagang. Bangsa-bangsa tersebut seperti Arab, India, Portugis, Spanyol, Inggris, Jepang, Korea, Cina, Belanda, Jerman,
dan lain-lain. Kesemua bangsa tersebut mempunyai struktur budaya yang berbeda-beda. Persinggahan ini mengakibatkan masuknya unsur budaya tertentu ke negara Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari masuknya bahasa Inggris, bahasa Belanda, agama Islam, Nasrani, Hindu, dan Buddha.
3. Faktor Bentuk Fisik Indonesia
Apabila dilihat dari strdi pertemuan tiga lempeng benua besar. Hal ini menjadikan struktur geologinya, Indonesia berbentuk negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau. Masing-masing pulau mempunyai karakteristik fisik sendiri-sendiri. Untuk mempertahankan hidup, masyarakat di masing-masing pulau mempunyai cara yang berbeda-beda, sesuai dengan kondisi fisik daerahnya. Oleh karena itu, masing-masing pulau juga mempunyai perkembangan yang berbeda-beda pula. Teknologi, budaya, seni, bahasa mereka pun berbeda-beda yang akhirnya membentuk masyarakat multikultural.
4. Faktor Perbedaan Struktur Geologi
Sebagaimana telah diungkaIndonsia terletak di antara tiga pertemuan lempeng, Asia, Australia, dan Pasifik. Kondisi ini menjadikan Indonesia mempunyai tiga tipe struktur geologi yaitu tipe Asia dengan
struktur geologi Indonesia Barat, tipe peralihan dengan zona geologi dengan struktur geologi dengan struktur geologi Indonesia Tengah, dan tipe Australia dengan struktur geologi Indonesia Timur. Perbedaan inilah yang mengakibatkan adanya perbedaan ras, suku, jenis flora dan faunanya.